Hi! It's my very first time to post.
Ingin sedikit bernostalgia, kembali ke masa-masa berat sekaligus paling menyenangkan di SMA. Yap, kelas 12, yang dimana sudah paling senior di sekolah (Enggaaa, aku bukan tipe kakak kelas yang senioritas kok 😜).
Lalu, kenapa paling menyenangkan? Okeh, jadi aku bersekolah di SMAN 2 Bekasi. Disini setiap kita bagi raport, akan ada rolling class yang diurutkan berdasarkan Ranking Paralel 1 angkatan. Dan terasa berat apabila kita Rolling ke 3 kelas terbaik, dan bertemu dengan teman-teman yang sangat rajin. Maka, disinilah letak menyenangkannya. Ketika kita sudah kelas 12, tidak ada lagi Rolling Class. Semua bercampur. Dari si jenius, si rajin, si tukang cabut, si pemalas, menjadi satu.
Dan, merupakan masa yang berat dan cukup dilema, karena kita sudah harus menentukan langkah hidup selanjutnya setelah lulus. Apakah ingin bekerja, membantu finansial keluarga. Atau melanjutkan pendidikan selanjutnya. Tapi dimana? PTN? PTS? PTK?
Berawal dari mama papa ku yang sangatlah PTN oriented.
Aku pun sudah mencari-cari jurusan serta kampus yang kurasa cocok dengan diriku (jurusan IPA, yang menyukai bidang ekonomi) sejak kelas 11. Dan tambatan hatiku yang pertama ialah Agribisnis - IPB, karena Fakultas Ekonomi di IPB hanya menerima anak IPA. Namun sayangnya, ketika pengumuman tiba, ia bukanlah jodohku melalui jalur SNMPTN hehe.
Sampai suatu pagi, sebelum bel tanda masuk berbunyi, aku melewati mading yang berisi poster jalur masuk UI. Dan, ketika melihat ada jurusan Adm. Perpajakan, aku pun langsung jatuh hati. Rasanya mungkin seperti love at the first sight. Kenapa seperti itu? karna, memang aku mempunyai rencana mengambil jurusan pajak di kampus tetangga (re: STAN, psst nanti ku ceritakan).
Btw, UI menyediakan beberapa jalur masuk:
1. Jalur undangan: SNMPTN, PPKB & Talent Scouting
2. Jalur tulis : SBMPTN dan SIMAK UI
Dan, setelah melakukan konsultasi ke guru BK dan mendapat dukungan dari orang tua, aku pun memantapkan pilihanku untuk mendaftarkan diri melalui jalur PPKB.
Selama menunggu pengumuman PPKB pun, aku harap-harap-cemas. Karena, aku tidak ada mendaftarkan diri ke PTS manapun. Namun, pegangan itu sungguhlah perlu. Cadangan yang aku punya pada saat itu ialah, STMI (Sekolah Tinggi Manajemen Industri). Iya, aku lolos test di kampus tersebut.
Dan, tibalah di hari pengumuman PPKB. Aku yang siang itu sedang menyetrika sembari ngobrol bersama mama. Di setiap beberapa menitnya tidak lupa untuk me-refresh laman pengumuman. dan sampai lah pengumuman itu keluar, Tadaaaa... mama teriak, dia nangis, nangis senang. Kalian tau, senang nya, senang ku juga. Mama begitu hebohnya nelfon papa yang sedang berada di gereja. Dan, immediately papa langsung pulang, memelukku, dan memberikan selamat.
Yah itulah sekilas dilemanya memilih jurusan dan kampus. Tips dariku, persiapkan nilai raport mu dengan baik, dengan terus menaik di tiap semesternya, dan lihat lah saingan seangkatan mu serta jumlah alumni yang diterima di kampus yang kamu mau (kalau kamu mau lolos jalur undangan).Dan yang paling penting dan terutama, berdoa. Minta doa orang tua. Minta padaNya yang terbaik bagimu.
C u pals!💛

Tidak ada komentar:
Posting Komentar